Langsung ke konten utama

Gerak Hewan Di Darat

4. Gerak Hewan Di Darat


Hewan di darat bergerak dengan berbagai cara yaitu berjalan, berlari, melompat, dan merayap. Hewan darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut digunakan untuk mengatasi inersia ( kecerendungan tubh untuk diam ) dan menyimpan energi pegas ( elastisitas ) sehingga dapat melakukan berbagai aktivitas. Kecepatan gerak hewan di darat berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur tulang dan otot yang dimiliki hewan.

Misalnya kuda dan gajah mempunyai gerak yang berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur tulang dan otot yang dimiliki oleh hewan. Misalnya gajah dan kuda mempunyai gerak yang berbeda. Gajah memiliki tubuh yang besar, akibatnyauntuk bergerak gajah harus melawan inersia yang nilainya juga besar. Oleh sebab itu gajah bergerak dengan lambat.

Sementara itu, kuda memiliki kaki yang ramping sehingga kuda memiliki elastisitas yang tinggi. Bentuk kaki yang ramping mengakibatkan kijang berlari lebih banyak melompat ke udara dan meluncur di udara. Gaya gesek udara lebih kecil daripada gaya gesek permukaan tanah sehingga kuda dapat berlari dengan cepat.





Sumber : http://ipa-gampang.blogspot.co.id/2016/03/gerak-hewan-di-darat-air-dan-udara.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-Jenis Manometer

a. Manometer raksa terbuka Manometer raksa terbuka digunakan untuk mengukur tekanan udara di ruang tertutup yang tekanannya rendah. Besar tekanan gas dalam ruang tertutup dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.
P = (B + Δh) cmHgKeterangan:
P = tekanan gas dalam ruang tertutup (Pa atau N/m2)
B = sikap barometer (cm Hg)
Δh = selisih tinggi raksa dalam kedua kaki pipa U (cm)
b. Manometer raksa tertutup Manometer raksa tertutup terbuat dari tabung kaca berbentuk U yang salah satu ujungnya tertutup sehingga di bagian bawah ujung yang tertutup ini terbentuk ruang hampa. Dengan menghubungkan ujung yang lain pada ruang tertutup yang berisi gas maka tekanan gas dalam ruang itu dapat diketahui.

Besarnya tekanan gas yang diukur adalah
P = ((l1:l2) x B + Δh) cmHgKeterangan:
P = tekanan gas yang diukur (cmHg)
l1 = panjang udara tertutup mula-mula (cm)
l2 = panjang udara tertutup setelah pipa dihubun kan (cm)
B = tekanan udara tertutup mula-mula (cmHg)
Δh = selisih tinggi permukaan raksa di ked…

Pengertian dan Contoh Kapilaritas Batang

Pengertian kapilaritas


Dalam ilmu fisika kapilaritas dapat diartikan sebagai gejala naiknya zat cair melalui celah sempit atau pipa rambut. Celah sempit atau pipa rambut ini disebut sebagai pipa kapiler. kapilaritas sendiri disebabkan oleh adanya gaya adhesi & gaya kohesi antara zat cair dengan dinding pipa kapiler sehingga jika pembuluh kaca masuk ke dalam zat cair yang menyebabkan permukanan zat cair menjadi tidak rata atau tidak sama.

Pengaruh gaya adesi dan kohesi terhadap kapilaritas Zat cair akan naik ke dalam pipa kapiler jika zat cair membasahi tabung, yaitu pada saat gaya adhesi zat cair lebih besar dari pada gaya kohesi. Hal ini dikarenakan gaya tegangan permukaan sepanjang dinding tabung bekerja ke arah atas. Ketinggian maksimum terjadi pada saat gaya tegangan permukaan setara atau sama dengan berat zat cair yang berada dalam pipa kapiler. Permukaan zat cair akan turun jika zat cair tidak membasahi tabung, yakni pada saat gaya kohesi lebih besar daripada gaya adesi. Keti…

Model Penyaringan Darah dalam Ginjal

Model Penyaringan Darah dalam Ginjal
kelompok I : Leni Surya Andari / 12Nadia Kharisma Saputri / 15Naswa Malika Salsa Sabilla / 16Rio Veri Kurniawan / 18Aktivitas 9.1
Model penyaringan darah pada ginjal
Alat : 1 buah corong 1 buah kertas saring  1 buah pengaduk 2 buah gelas kimia
Bahan :  200 mL air 4 tetes perwarna makanan warna merah 1 sendok makan tepung terigu
Langkah Kerja :  1. Masukkan 1 sendok makan terigu ke dalam gelas kimia 2. Teteskan 4 tetes pewaran makanana berwarna merah ke dalam gelas kimia  3. Tuangkan 200mL air kedalam gelas kimia yang sudah diberi tepung dan pewarna 4. Aduk semua bahan adar tercampur rata 5. Lipat dan taruhlah kertas saring diatas corong  6. Tuangkan sedikit demi sedikit bahan yang sudah tercampur rata  7. Amati hasil penyaringan 
Hasil Diskusi : 1. Bagaimana perbedaan air dari larutan hasil penyaringan dan bahan awal sebelum disaring?     Jawaban : Air larutan hasil penyarigan lebih jernih daripada larutan air yang belum disaring. 2. Apa yang menyeb…